Kunjungi juga toko online kami di Hima Mart : ridho-album.blogspot.com
ridhosadar. Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

Ziarah, Dua Tewas Tersapu Awan Panas Sinabung

Sabtu, 01 Februari 2014

BNPB sudah mensterilkan gunung, namun warga nekat lewat jalan tikus


Korban tewas akibat terkena awan panas Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara, kembali bertambah. Tercatat hingga Minggu 2 Februari 2014, korban meninggal mencapai 15 orang.

"Korban bernama Surya Sembiring (24 tahun) yang kemarin luka-luka, pukul 08.00  meninggal dunia, sehingga korban meningal sementara 15 orang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta.


Menurut Sutopo, para korban meninggal sedang berada di lintasan awan panas yang suhunya mencapai 700 derajat Celcius ketika terjadi erupsi. Tiga korban di antaranya merupakan pengungsi di sekitar lokasi yang sedang menengok rumah saat awan panas turun.

"Jaraknya 3 km dari puncak, sementara kecepatan awan panas 100 km per jam, kesempatan untuk menyelamatkan diri hanya 2-3 menit saja, berlari kalah cepat dengan awan panas," katanya.

Dia menuturkan, sejak 29 Januari lalu BNPB sudah mengimbau agar masyarakat tak mendekat lokasi rawan dengan radius 5 km. Petugas memasang spanduk, melakukan sosialisasi, patroli, dan menjaga. Tapi masih ada warga yang masuk radius bahaya itu melalui jalan-jalan tikus. "Sebagian masyarakat kembali ke rumah atau ke kebun menengok, dan malam kembali," katanya.

"Bahkan, dua warga Kabanjahe diketahui akan ziarah."

Sutopo menambahkan, diperkirakan masih ada korban jiwa lain dari insiden awan panas ini. Namun dia belum bisa memastikan berapa jumlah korban yang masih tertinggal. Bahkan menurut informasi, ada satu orang yang berada di bawah pohon.

BNPB menyediakan 170 personel tim SAR gabungan untuk mengevakuasi korban. Namun tim belum bisa berangkat karena situasi belum memungkinkan. "Belum bisa naik karena belum ada rekomendasi Pusat Vulkanologi terkait ancaman awan panas," katanya.

Kondisi gunung saat ini masih terjadi erupsi, namun sedikit berkurang. "Status masih awas dan radius 5 km harus steril dari aktivitas masyarakat," katanya. 
Sumber :klik disini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Translate

TIME

GEOVISITE

auto matic


Ping your blog, website, or RSS feed for Free